Allah adalah Kasih
Hal
membaca Alkitab
Pertama,
aku mau kasih tahu dulu, kalau baca Alkitab 3 pasal/hari itu dilaksanakan
diwaktu luang. Tapi aku sarankan jangan baca Alkitab 3 pasal/hari diwaktu
sebelum tidur. Sebab, kita tahu ketika kita sudah beraktifitas seharian, pasti
kita akan merasa lelah pada waktu sebelum tidur. Apalagi, jika kita sudah sibuk
kuliah. kita tahu juga ketika kuliah banyak tugas-tugas yang harus dikerjakan.
Dan kalau waktu sebelum tidur yang kita pakai untuk baca Alkitab 3 pasal/hari,
bukankah akan membuat kita sulit membacanya karena sudah kelelahan? Yang justru
membuat kita tidak bisa membaca Alkitab dengan hikmat meskipun sudah meminta
tuntunan Roh Kudus. Itulah sebabnya juga sering sekali kita jadi tidak mau
membaca Alkitab ketika sudah mau tidur karena sudah merasa kelelahan. Apalagi
baca Alkitab 3 pasal/hari bukanlah perkara yang mudah. Memang dengan meminta
pertolongan Roh Kudus kita bisa dimampukan untuk baca Alkitab 3 pasal/hari.
Tapi permasalahannya adalah, apakah waktu luang untuk membaca Alkitab 3
pasal/hari hanya diwaktu sebelum tidur? Bukankah Tuhan,Allah sudah memberikan
kita banyak waktu dalam 24 jam? Dan waktu luang kita untuk baca Alkitab 3
pasal/hari hanya diwaktu sebelum tidur? Bukankah ada banyak waktu luang yang diberikan
Allah untuk membaca Alkitab 3 pasal/hari kepada kita? Misalnya, jam 8 pagi, 12
siang, 4 sore, 7 malam, jam berapapun itu. Atau baca jam 8 pagi, terus
dilanjutkan lagi bacanya jam 2 siang, dilanjutkan lagi jam 5 sore, dilanjutkan
lagi jam 8 malam. Mau gimanapun itu,
sebenarnya Tuhan Yesus sudah memberikan banyak kebebasan untuk kita mengatur
waktu sendiri. Tapi, terkadang kita sendirilah yang malah diatur oleh keinginan
daging. sehingga merasa waktu yang diberikan Tuhan hanya diwaktu mau tidur. Dan
aku juga mau bilang, baca Alkitab bukan hanya membaca 3 pasal/hari saja. Bukan
berarti karena sudah baca Alkitab 3 pasal/hari, kita jadi tidak melakukan saat
teduh juga. Sebab, karena justru kita ingin mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya,
kita tidak akan merasa puas dengan hanya membaca Alkitab 3 pasal/hari saja.
Sebab, orang yang terus mencari Kerajaan Allah dan Kebenarannya adalah
orang-orang yang memandang Kerajaan Allah yang kekal, bukan dunia yang
sementara. Dan aku percaya, pertolongan Roh Kuduslah yang memampukan kita dalam
mencari Kerajaan Allah. Sebab, hanya orang yang diperlengkapi Roh Kudus saja
yang bisa melihat Kerajaan Allah yang kekal dan tidak peduli dengan
berkat-berkat duniawi. Karena, kita tahu sendiri kalau hidup di dunia ini hanyalah
sebentar tapi ada kehidupan yang lebih berharga setelah di dunia ini. Yaitu,
hidup Bersama Bapa di Kerajaan Sorga yang kekal. Seperti Firman Allah katakan:
“sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata : Apakah yang akan kami makan?
Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari
bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu,
bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan
kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”(Matius 6:31-34).
Oleh sebab itu, bacalah Alkitab juga pada saat teduh dengan renungan yang aku
saranin dari Sabda Bina Umat. Agar, Roh dalam diri kita bisa bertumbuh terus,
dan bisa mengalahkan keinginan daging.
Hal
berdoa
Ketika berdoa, berdoalah
dengan sangat rendah hati, sampai menembus tanah dibumi. Agar kita sadar,
betapa kita memerlukan Tuhan Yesus dalam segala hal. Dan pada saat itulah, kita
sangat percaya bahwa Roh Kudus itu ada dan Roh Kuduslah yang memampukan kita
dalam segala hal.
Semua
orang Kristen pasti diselamatkan?
Perlu kita ketahui, tidak
semua orang Kristen bisa diselamatkan. Firman Allah mengatakan “Masuklah
melalui pintu yang sesak itu,karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang
menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena
sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit
orang yang mendapatinya. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku:
Tuhan,Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan
kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru
kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir
setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu
itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah
mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!.”(Matius
7:13-14,21-23)
hanya orang yang
melakukan segala kehendak Allah dan hanya orang yang menyembah Allah yang
benarlah yang bisa masuk ke Kerajaan Allah. Karena Allah yang benar adalah
Kasih. Karena kita telah menerima keselamatan dari Tuhan Yesus, maka kita harus
melakukan segala Kehendak-Nya. Yang berarti setiap Firman Allah. Adakah Firman
Allah mengajarkan berbuat dosa? Adakah Yesus Kristus berbuat dosa? Lalu,
bagaimana kita bisa melakukan segala kehendak Allah? Kitakan hanya manusia
biasa yang memiliki kemampuan terbatas? Bagaimana bisa kita melakukan segalah
kehendak Allah, sedangkan Allah itu sudah diluar kemampuan kita untuk
memahami-Nya? Maka saat itulah kita percaya Roh Kudus itu ada. Roh Kuduslah
yang memampukan kita melakukan segala kehendak-Nya. Apakah pendeta yang merokok
bisa diselamatkan? Padahal dia tahu kalau tubuh ini adalah Bait Allah? Apakah
orang yang bertato ayat Alkitab bisa diselamatkan? Padahal dia tahu tubuh ini
adalah Bait Allah? Apakah orang Kristen yang masih mengucapkan perkataan yang
sia-sia bisa diselamatkan? Padahal dia tahu itu adalah perkataan dosa? Sebab,
orang yang diperlengkapi oleh Roh Kudus akan menghasilkan buah-buah yang baik
dan tidak menyembunyikan dosa. Karena Roh Kudus adalah pribadi Allah itu
sendiri.
Dan janganlah kita
kuatir. Karena Tuhan Yesus yang akan mengajarkan kepada kita. Dan Roh Kuduslah
yang memberi kita kemampuan untuk melakukan segala kehendak-Nya.
Seperti Tuhan Yesus
katakan: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan
memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku,
karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”(Matius 11:28-30) kau
tahu? Kuk yang dimaksud Tuhan Yesus itu apa? Itulah segala dosa-dosa kita yang
sudah ditebus Dia. Dan ingat, Roh Kuduslah yang memampukan kita melakukan
segala kehendak-Nya.
aku tidak peduli apa
penilaianmu kepada aku setelah aku menyampaikan ini semua. Tetapi aku lebih
peduli apa penilaian Tuhan Yesus Kristus Juruselamat kita yang hidup. “Karena
itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah
sempurna.”(Matius 5:48).
Aku tidak peduli segala berkat-berkat duniawi
yang bisa habis dan bersifat sementara. Aku lebih peduli apa penilaian Tuhan
Yesus terhadap aku. Sebab, hati dan pikiranku berada di Kerajaan Allah. Karena
itu, Tuhan ingin kita mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya terlebih dahulu.
Seperti yang Tuhan Yesus katakan, orang yang mencari berkat dan segala hal
duniawi itu adalah orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kita tidaklah usah khawatir
akan hal-hal di dunia ini. karena Tuhan tahu kita butuh semua itu. Dan Tuhan
ingin kita hanya fokus untuk mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya. Karena
Kerajaan Allah yang kita pandang. Dan Allah yang benar adalah Kasih.
Apa pedulinya aku memberitahu
semua ini kepadamu? Apa untungnya aku memberitahu semua ini kepadamu? Mengapa
aku mau memberitahu semua ini kepadamu?
Karena
aku mengasihi kau. Mengapa aku mengasihi kau? Karena Tuhan Yesus terlebih
dahulu mengasihi aku. Dia adalah Anak Manusia, Anak Allah yang dikasihi oleh
Bapa di Sorga, yang hanya kepada-Nyalah Allah berkenan. Dimana Dia tidak pernah
berbuat dosa yang rela mati dikayu salib untuk menebus segala dosa-dosa
manusia!. dosa-dosaku!, dosa-dosamu juga!. Tuhan,Allah mana yang Kasihnya sebesar
ini? Karena Allah adalah Kasih.
Bukan karena kemampuan aku
bisa berkata seperti ini. Tetapi, Roh Kuduslah yang mengatakan ini semua. Karena
Roh Kudus adalah pribadi Allah yang berada pada diri kita.



No comments:
Post a Comment